A. Bersama dengan temanmu, nyanyikanlah nyanyian dari
Kidung Jemaat nomor 299 yang berjudul
“Bersyukur kepada Tuhan.”
“Bersyukur
kepada Tuhan, bersyukur kepada Tuhan,
Sebab
Ia baik, bersyukur kepada Tuhan”
Kemudian
nyanyikan secara bersahutan, atau secara kanon. Apa yang kamu rasakan setelah
bernyanyi? Tentu perasaan senang dan semangat mengisi hatimu bukan? Menyanyi
adalah kegiatan yang menyenangkan dan memberi semangat.
Gambar : Bernyanyi sambil bermain
B. Pendalaman
Materi: Nyanyian Jemaat
Dalam ibadah Kristen, terdapat beberapa
jenis nyanyian. Berdasarkan iramanya, kamu akan mengetahui bahwa ada nyanyian
yang dinyanyikan secara bersemangat, tetapi ada juga yang lembut bahkan syahdu.
Lalu berdasarkan isi atau pesannya, kamu akan menemukan ada nyanyian yang memuji
Allah, tetapi ada juga yang berisi doa atau harapan.
Orang Kristen adalah penganut agama yang
paling banyak bernyanyi dibanding penganut agama manapun. Bahkan dalam suasana
duka sekalipun orang Kristen tetap bernyanyi. Kebiasaan ini sangat menyenangkan bagi semua
orang, bagi yang mendengar, bagi yang menyanyi, dan tentu bagi Tuhan. Tetapi
coba mari kita ingat-ingat, kebiasaan kita bernyanyi. Ada yang serius dan
menikmati lirik serta nada nyanyian tersebut, tetapi ada juga yang asal bunyi
dan tidak menghayati nyanyian tersebut.
C.
Pendidikan Agama Kristen dan Budi Pekerti 21
Apakah kamu selalu sungguh-sungguh setiap
kali menyanyi? Atau sering asal menyanyi saja atau asal bersuara saja? Menyanyi
dalam ibadah berarti melibatkan hati, bukan hanya mulut yang bersuara. Tetapi
apa maksudnya? Artinya, kita benar-benar menghayati syair dan melodi yang kita
nyanyikan. Jika nyanyian kita hanya karena ibadah, atau karena takut dikatakan
“masak ibadah kok tidak menyanyi”, hanya asal menyanyi, asal
bersuara saja, walaupun suara kita bagus, atau karena ingin mendapat pujian
orang yang mendengar, maka nyanyian kita tidak ada gunanya.
Nyanyian yang dikehendaki oleh Tuhan adalah
nyanyian yang berasal dari hati kita. Dalam nyanyian itu ada perasaan,
keyakinan, dan doa yang menandakan hubungan kita yang dekat dengan Tuhan.
Nyanyian yang dinyanyikan dengan baik, dengan suara yang jelas bukan berteriak,
dan yang dinyanyikan dari hati akan menenteramkan hati yang menyanyikannya,
kita
sendiri, orang lain, dan Tuhan.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar