·
Manfaat
membaca Alkitab secara tekun
Sebenarnya,
apakah yang kita maksud saat kita mengatakan bahwa Alkitab adalah buku yang
istimewa, bahwa Alkitab sangat penting
dan harus menempati posisi yang utama dalam pengakuan? Apakah itu berarti kita
harus memiliki tempat yang khusus untuk menempatkan Alkitab di rumah atau di
ruang Sekolah Minggu? Apakah itu berarti seseorang harus berhati-hati saat
memegang Alkitab? Apakah itu berarti seorang
guru harus selalu memastikan anak-anak memahami bahwa cerita yang dikisahkan
dan ayat-ayat yang diajarkan adalah diambil dari Alkitab? Semua hal di atas
mungkin penting, tetapi kita harus membatasi dan mengajarkan kepada anak-anak
bahwa Alkitab adalah
“napas Allah”, pesan tertulis, yang memberi jawaban kepada kita atas
pertanyaan-pertanyaan tentang Allah, diri kita sendiri, dan kehidupan Kristen.
Alkitab menunjukkan
kepada kita jalan untuk datang kepada Allah melalui Yesus Kristus, membantu
kita mengetahui cara hidup dalam kehidupan Kristen, dan memberi kita tuntunan
untuk membuat keputusan sehari-hari.
Alkitab
adalah salah satu buku yang paling banyak diproduksi, paling banyak
diterjemahkan ke berbagai bahasa, dan paling banyak dibeli. Kita mungkin
memiliki lebih dari satu Alkitab dengan beberapa versi terjemahan di rumah
kita. Akan tetapi, seberapa banyak Alkitab yang terjual dan seberapa banyak
Alkitab yang kita miliki sebenarnya bukanlah hal yang penting.
Hal
yang jauh lebih penting adalah seberapa tekun kita mempelajarinya dan seberapa
dalam kita memahami kebenaran yang tertulis di dalam Alkitab. Banyak orang
malas dan enggan membaca Alkitab. Padahal, ada banyak berkat dan manfaat yang dapat kita peroleh
dari membaca Alkitab. Dalam 2 Timotius 3:15-16 dikatakan: “Ingatlah juga bahwa dari kecil
engkau sudah mengenal Kitab Suci yang dapat memberi hikmat kepadamu dan menuntun
engkau kepada keselamatan oleh iman kepada
Kristus
Yesus. Segala tulisan yang diilhamkan Allah memang bermanfaat untuk mengajar,
untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan dan untuk mendidik orang dalam kebenaran”.
Alkitab
adalah tulisan yang diilhamkan oleh Allah. Roh Kuduslah yang menginspirasi para
penulis Alkitab. Dengan kata lain, Alkitab adalah Firman Allah sendiri. Karena
itu,
sebagaimana dikatakan dalam nas di atas, Alkitab dapat memberikan banyak
manfaat bagi setiap orang yang mempelajarinya. Melalui Alkitab kita mengenal
Allah yang telah menciptakan kita. Melalui Alkitab kita mengenal Yesus Kristus
yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan kita. Melalui Alkitab kita belajar
bagaimana hidup dalam
kebenaran seturut kehendak Allah. Singkatnya, Alkitab sangatlah bermanfaat bagi
pengenalan kita akan Allah dan bagi pertumbuhan rohani kita di dalam Dia.
Selain itu,
Membaca
Tuhan
juga menyebut berbahagia orang-orang yang menjauhkan diri dari kefasikan dan
mencintai firmanNya. Orang-orang yang demikian akan diberkati. Mereka akan
berbuah, terpelihara, tidak terkalahkan, dan berhasil dalam hidupnya. Janji
Tuhan ini dengan jelas diungkapkan dalam Mazmur 1:1-3. “Berbahagialah orang
yang tidak berjalan menurut nasihat orang fasik, yang tidak berdiri di jalan
orang berdosa, dan yang tidak duduk dalam kumpulan pencemooh, tetapi yang
kesukaannya ialah Taurat TUHAN, dan yang merenungkan Taurat itu siang dan
malam. Ia seperti pohon, yang ditanam di tepi aliran air, yang menghasilkan buahnya
pada musimnya, dan yang tidak layu daunnya; apa saja yang diperbuatnya
berhasil.” Kita telah melihat bahwa Alkitab sangatlah bermanfaat bagi
pengenalan kita akan Allah dan bagi pertumbuhan rohani kita di dalam Dia. Maka
dari itu, adalah penting bagi umat yang percaya kepada Kristus untuk membaca
dan mempelajari Alkitab dengan tekun. Dalam hal ini kita dapat meneladani
orang-orang Berea yang diinjili oleh Rasul Paulus. “Orang-orang Yahudi di kota
itu (Berea) lebih baik hatinya dari pada orang-orang Yahudi di Tesalonika,
karena mereka menerima firman itu dengan segala kerelaan hati dan setiap hari
mereka menyelidiki Kitab Suci untuk mengetahui, apakah semuanya itu benar
demikian.” (Kis 17:11).
·
Fungsi
dan tujuan firman Tuhan yang tertulis di dalam Alkitab
Dalam suratnya kepada Timotius tersebut, Paulus
menyebutkan manfaat Firman
Tuhan yang tertulis dalam Kitab Suci, yaitu:
1.
Untuk mengajar. Firman
Tuhan mengajarkan berbagai hal yang menuntun pada
kebaikan. Contohnya: Firman Tuhan mengajar kita untuk mengasihi orang lain,
tidak sombong, tidak berkata kasar kepada orang tua dan teman, dan
sebagainya.
2.
Untuk menyatakan kesalahan. Firman
Tuhan menolong mengungkapkan kesalahan-kesalahan
yang kita perbuat sehari-hari. Contohnya: Firman Tuhan
menyatakan kepada kita bahwa mencuri dan berbohong itu tindakan
yang salah di hadapan Tuhan dan sesama.
3.
Untuk memperbaiki kelakuan. Artinya,
Firman Tuhan menunjukkan kepada
kita kelakuan dan sikap yang perlu kita perbaiki. Contohnya: sikap
iri
hati dan dengki dalam diri kita. Firman Tuhan menolong kita untuk
melihat
bahwa iri hati itu tidak baik. Sikap ini lebih banyak berdampak buruk dalam
kehidupan kita. Karena sikap ini tidak baik, kita harus mengubahnya
menjadi baik.
4.
Untuk mendidik orang dalam kebenaran. Artinya,
Firman Tuhan mendidik kita
berjalan di jalan yang benar dan berpegang pada nilai-nilai kebenaran
sesuai
kehendak Tuhan.
·
Membaca
Alkitab / Firman Tuhan dan dampaknya pada pertumbuhan Iman
Bagi
banyak anak, kegiatan membaca tidak disukai, apalagi jika tidak ada gambar. Tetapi,
tahukah kamu jika tidak membaca maka ada beberapa efek buruk yang akan terjadi
pada dirimu. Antara lain, otak di kepala akan terbiasa pada hal-hal yang mudah
dan akan susah diajak untuk berpikir menyelesaikan suatu masalah. Lalu
akibatnya kamu tidak akan suka diajak berpikir dan tidak tajam memahami
sesuatu. Sayang bukan? Karena Tuhan
menciptakan otak untuk dipakai berpikir menyelesaikan banyak hal atau menemukan
hal-hal baru, seperti para penemu-penemu dunia. Nah, karena itu, kamu harus membuat
dirimu suka membaca. Bagaimana dengan membaca Kitab Suci? Tentu saja kamu juga
harus
menyediakan waktu untuk membacanya. Untuk apa? Agar kamu semakin mengenal Tuhan
dan apa yang Tuhan lakukan di dunia ini pada masa lalu, kini, dan akan datang.
Tentu tidak semua teks dalam Alkitab dapat kamu pahami, tetapi seperti cerita
dalam pelajaran ini, kamu tetap akan menemukan faedahnya nanti, cepat atau
lambat. Karena itu, kamu harus tekun membaca Alkitab di rumah, sekolah, atau di
gereja. Tahukah kamu, bahwa Alkitab memuat banyak cerita atau kisah-kisah menakjubkan,
mulai dari kisah penciptaan di Perjanjian Lama hingga kisahkisah hidup para
rasul dan jemaat di Perjanjian Baru. Semua cerita itu memiliki pesan yang baik
tentang bagaimana menjadi seorang yang percaya kepada Tuhan dan hidup menurut
Firman Tuhan dalam kehidupan seharihari. Sebetulnya,
apa saja manfaat membaca Alkitab atau Firman Tuhan? Ada banyak manfaat yang
akan kamu dapatkan. Antara lain: Kamu akan tahu apa yang Tuhan kehendaki untuk
kamu lakukan atau tidak lakukan. Kamu akan tahu bahwa iman atau percaya kepada
Tuhan harus terus dipelihara agar semakin kuat dan tidak mudah goyah meskipun
nanti akan ada banyak godaan yang mengajak kamu berbuat hal-hal yang tidak
disukai oleh Tuhan.
·
Kesimpulan
Alkitab
adalah Kitab Suci yang berisi pengajaran, pedoman, teguran, larangan, nasihat,
penghiburan, dan harapan bagi kita. Dengan membaca Alkitab, kita dapat mengerti
bagaimana Allah menuntun hidup manusia sejak dahulu hingga sekarang. Kita juga
menjadi tahu apa yang Tuhan kehendaki untuk kita lakukan dalam kehidupan kita
sehari-hari.